ads
ads

TERNATE, TERBITMALUT.COM — Dilihat kondisi terkini tahapan rekapitulasi suara pemilu yang sudah masuk di KPUD masing-masing Kabupaten/Kota, dua kaders Pemuda Pancasila, yakni Ketua Dewan Kehormatan Sultan Ternate, Hidayat M. Sjah dan Wakil Ketua Dewan Pembina Pemuda Pancasila Malut, Hasby Yusuf lolos ke senayan.

Di satu sisi Pemuda pancasila melihat ada kecenderungan caleg-caleg tertentu khususnya DPD dengan tim serta mencoba menggiring opini bahwa keunggulan Sultan Ternate yang mutlak di Ternate dan meraup suara di Halbar lebih banyak dari Graal sesuai data yg dimiliki Tim Internal berdasarkan form C1 Sultan diatas 10 ribu suara dan Grall dibawah 10 ribu.

“Kemudian, sesuai pleno PPK se-Kabupaten Halmahera Barat juga sama halnya Sultan Ternate lebih tinggi dari Grall, maka data yang publish di salah satu media adalah keliru dan bisa saja diduga adalah bukan data valid karena, beda dan tidak sesuai form C1 dan cenderung menguntungkan caleg DPD yang lain,”jelas Fadly S. Tuanany Ketua Bidang Hukum Pemuda Pancasila Malut kepada Terbitmalut.com Kamis, (29/2/2024).

Untuk itu, Fadly menghimbau kepada penyelenggara Pemilu agar jangan mudah terkontaminasi apalagi ikut bermain curang demi kepentingan pihak-pihak tertentu seperti yang coba dimainkan oknum-oknum caleg tertentu dan timnya.

“Karena asas pemilu bebas jujur adil ini yang harus dipegang teguh. Dan perlu kami tegaskan bahwa di Kabupaten Halmahera Barat yang menjadi pemenang ke 2 untuk perolehan suara adalah Sultan Ternate sesuai dengan data Form C1 yang dimiliki,”ungkapnya.

Sehingga, lanjut Fadly, apabila ada oknum caleg DPD yang coba untuk melakukan manipulasi melalui tim dan bersama-sama dengan penyelenggara.

“Karena bisa dikenakan sanksi yaitu didiskualifikasi atau digugurkan dari Calon DPD sesuai dengan ketentuan PKPU. Bahkan penyelenggara sendiri dapat diproses hukum,”tegasnya. (**)

Editor : Sukur 

Bagikan: