ads
ads

TERNATE, TERBITMALUT.COM — Memperingati sumpah pemuda ke 95 tahun, Komite Nasional Pemuda Indonesia, Kota Ternate menggelar diskusi Publik terkait gerakan Pemindahan Ibu kota atau Pemekaran Kabupaten baru di daratan Gane Raya.

Diskusi yang dihadiri aktivis, Akademisi hingga Politisi ini berlangsung di Cafe Sabeba pada Sabtu (28/10/2023) malam.

Diskusi Gerakan pembentukan daerah otonomi baru ini mengangkat tema “Perlukah Pemekaran Kabupaten Gane Raya?”. Sementara pemantik dalam diskusi tersebut adalah, Ketua Komite Perjuangan Pemekaran Kabupaten Gane Raya, Muchsin Bailusy, yang juga Dekan Fakultas Ekonomi Unkhair Ternate.

Sementara itu, ada juga pemantik lainnya Dr. Azhis Hasyim l, Pakar Ekonomi Unkhair dan, CEO Nuansa Media Group, Jurnalis Senior Maluku Utara.

Dalam diskusi publik itu, menegaskan secara geografis serta ekonomi, Gane Raya telah memenuhi syarat untuk menjadi Kabupaten baru.

Meski demikian, diskusi tersebut mendapat sanggahan dari forum hingga menambah gagasan gerakan pembentukan Kabupaten baru yang diakomodir Komite Perjuangan Gane Raya.

Abdul Rajak, juru bicara Komite Perjuangan Gane Raya, menyampaikan, belum lama ini, pihaknya telah melakukan sejumlah pertemuan dan pembahasan mengenai gebrakan pemindahan Ibu kota Kabupaten dengan sejumlah pakar ekonomi dan para aktivis.

Menurutnya, pertemuan hingga diskusi yang dilakukan, telah melahirkannya kesepakatan bahwa Gane Raya haru menjadi Kabupaten baru atau sebuah daerah otonomi baru (DOB)

“Jadi secara geografis, Gane Raya, inilah menjadi kajian dan diskusi kami, sementara dari sisi ekonomi kami juga layak, karena memang kita memiliki sejumlah Potensial Wisata, Potensial hasil alam yaitu Pulau Widi dan Kelapa Sawit yang saat ini telah digarap,”katanya.

Kemudian, lanjutnya, ada hasil alam seperti potensi logam juga sudah didata dalam catatan Investor bahwa daratan Gane memiliki kandungan cadangan emas, logam, bijih besi dan cadangan minyak mentah.

“Dari sisi itulah kita menilai, Gane Raya layak menjadi Kabupaten baru.”tegas Jek sapaan akrab Jubir Komite Perjuangan Gane Raya itu.

Selain itu, Jek juga menambahkan, bahwa gerakan pembentukan Kabupaten baru Gane Raya ini akan terus dikonsolidasikan ke warga Gane.

“Dan persyaratan administrasinya sementara disusun oleh sejumlah akademisi yang tergabung dalam Komite Perjuangan Gane Raya,”pungkasnya (**)

Penulis : Sukur 

Bagikan: