LABUHA, TERBITMALUT.COM — Wakil Bupati (Wabup) Halmahera Selatan (Halsel) Helmi Umar Muchsin, menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Wakil Menteri (Wamen) Transmigrasi Republik Indonesia, Viva Yoga Mauladi, di Ballroom Bela Hotel, Ternate, Selasa (15/7/2025).

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian kunjungan kerja Wakil Menteri Transmigrasi ke Provinsi Maluku Utara, dan Halmahera Selatan menjadi salah satu kabupaten yang akan dikunjungi Wakil Menteri.

Sebelumnya, Bupati Halsel, Hasan Ali Bassam Kasuba, juga telah bertemu dengan Wamen Transmigrasi di Jakarta pada Senin 14 Juli 2025 kemarin, dan menyampaikan, harapan besar atas percepatan pembangunan kawasan transmigrasi di Halmahera Selatan.

Lebih lanjut, Rakor dengan tema “Transformasi Transmigrasi Menuju Kemandirian Ekonomi dan Kesejahteraan Masyarakat Maluku Utara.” yang digelar di Ternate ini, juga dihadiri Wakil Gubernur Malut, Sarbin Sehe.

Dalam sambutan, Wagub Malut, Sarbin Sehe menyampaikan, ucapan selamat datang kepada Wamen Transmigrasi beserta rombongan, juga kepada Wabup Lamongan yang turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Sementara, Wamen Transmigras RI, Viva Yoga Mauladi, menekankan bahwa paradigma transmigrasi saat ini telah mengalami perubahan signifikan. Bukan lagi semata-mata soal perpindahan penduduk, melainkan fokus pada peningkatan kesejahteraan masyarakat di kawasan transmigrasi.

“Kebijakan transmigrasi kini bersifat desentralistik dan tidak lagi top-down, sebagaimana di masa lalu,”ujarnya, Selasa (15/7/25)

Menurutnya, dari masa ke masa, transmigrasi telah memberikan kontribusi nyata. Hingga akhir tahun 2024, program ini berhasil melahirkan 1.567 desa definitif, 466 kecamatan, 114 kabupaten/kota.

“Dan bahkan telah membentuk 3 provinsi baru yaitu Sulawesi Barat, Kalimantan Utara, dan Papua Selatan,”jelasnya.

Selain kunjungan kerja, Wamen juga menegaskan, kehadirannya di Maluku Utara juga bertujuan mendorong peningkatan kapasitas kawasan transmigrasi, baik dari segi ekonomi, kelembagaan, pemberdayaan masyarakat, maupun penguatan perspektif sosial dan budaya.

Selanjutnya, Wamen Transmigrasi menyerahkan langsung bantuan di wilayah transmigrasi kepada Wabup Halsel Helmi Umar Muchsin. Mengingat, salah satu kawasan transmigrasi yang menjadi perhatian di Halsel adalah Kawasan Nusliku.

Alokasi program dan bantuan diberikan dengan total nilai Rp 4,58 miliar, meliputi bantuan sanitasi dan sarana prasarana pendidikan 4 (empat) unit, program rehabilitasi sekolah 5 unit, peningkatan jalan poros sepanjang 2 Km di UPT Findi SDB, dan bantuan pengembangan kelembagaan ekonomi.

Kunjungan Wamen Transmigrasi, diharapkan terciptanya langkah strategis dalam mendorong kemandirian ekonomi, penguatan kelembagaan, serta peningkatan kualitas hidup masyarakat di Maluku Utara, khususnya di Halsel. (KunMarsy)

Editor : Redaksi

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *