Menu

Mode Gelap

Halteng · 5 Des 2023 08:57 WIT ·

Dzikir, Tabligh Akbar dan Tarian Kolosal Coka Iba Hiasi Pembukaan Festival Fagogoru di Pekan Depan


 Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Halteng, Salmun Saha. Perbesar

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Halteng, Salmun Saha.

WEDA, TERBITMALUT.COM — Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) siap menggelar Festival Fagogoru. Event yang baru kali pertama digelar ini, rencananya dilakukan pada Desember 2023.

“Festival masih dalam persiapan. Tapi sudah fiks tanggal pelaksanaannya 15-17 Desember 2023,”kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Halteng, Salmun Saha Selasa, (5/12/2023).

Festival Fogogoru, lanjut Salmun, bakal mengangkat tema “Sejarah Adat dan Budaya” yang ada di Halmahera Tengah, khususnya Weda.

“Karena kita ingin, setiap kegiatannya harus diisi dengan kegiatan adat dan budaya,”jelas Kadis.

Menurut Salmun, pembukaan Festival Fogogoru yang direncanakan pada tanggal 15 Desember 2023, dimulai dengan dzikir dan tabligh akbar serta tarian kolosal Coka Iba.

Dan di hari kedua atau pada tanggal 16, ada juga kegiatan Yon Kuleyevo atau keliling yang merupakan tradisi berjalan dari Kota Weda sampai talaga Nusliko dan kegiatan Faljole atau duduk bercerita seperti seminar.

“Sehingga itu, kami berharap dari bakumpul bercerita itu dapat satu moment untuk menjadi cikal bakal lahirnya Weda. Karena, berkumpul semua tokoh adat, tokoh masyarakat dari semua kelompok atau klan disini. Kami kumpul mereka untuk menggali informasi-informasi tentang asal muasal weda,”tuturnya.

Selain penampilan adat dan budaya, Salmun menambahkan, kita juga akan menampilkan band nasional yakni T.R.I.A.D dan The Virgin di malam penutupan Festival.

“Kali ini agak beda dengan sebelumnya. Karena akan menampilkan adat dan budaya secara full dan akan dijadikan event tahunan,”ungkapnya.

Untuk mensukseskan Festival Fogogoru, kita berharap agar semua pihak, terutama para tokoh adat dan masyarakat agar bisa memberikan dukungan dengan kegiatan festival ini.

Dan alhamdulillah bisa dilihat dari FGD Faljole pertama itu semuanya tokoh adat, tokoh masyarakat itu bersemangat, mereka sangat respons dan antusias. Bahkan hampir semuanya mendukung, tentunya tidak lain tidak bukan untuk bagaimana kita mengangkat tradisi, legenda yang bisa dibuktikan secara akademik.

“Nantinya, akan ada pameran galeri foto destinasi pariwisata yang melibatkan fotografer yang memiliki foto-foto soal pariwisata untuk ditampilkan,”tambah Salmun. (**)

Penulis : Sukur 

Artikel ini telah dibaca 67 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

IWIP Sampaikan Duka Cita Manajemen atas Peristiwa yang Menimpa Helikopter PK-WSW Weda Bay

21 Februari 2024 - 13:12 WIT

Tiga Korban Jatuhnya Helikopter Bell 429 PK-WSW Berhasil Dievakuasi Dalam Kondisi Meninggal Dunia

21 Februari 2024 - 09:25 WIT

Kehadiran PT IWIP Tingkatkan Pendapatan Usaha Speed Boat

29 Januari 2024 - 19:37 WIT

Anggarkan Rp. 7 Miliar, PT IWIP Bangun Jalan Desa Lelilef Sawai

27 Desember 2023 - 14:13 WIT

Dirangkaikan Dengan Tablig Akbar, PJ Bupati Halteng Resmi Buka Festival Fagogoru 2023

15 Desember 2023 - 16:15 WIT

IWIP Buka Kesempatan Kerja Untuk 15 Ribu Warga Maluku Utara

7 Desember 2023 - 04:07 WIT

Trending di Halteng