ads

WEDA, TERBITMALUT.COM — Menjelang perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah, masyarakat bersama panitia mulai mematangkan berbagai persiapan, termasuk agenda penjemputan Kafilah Fanten dari Desa Soagimalaha, Kabupaten Halmahera Timur, menuju Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng) Desa Gemia, Desa Woyobibil, dan Desa Maliforo, Kecamatan Patani Utara, Halmahera Tengah.

Persiapan tersebut dibahas melalui rapat koordinasi yang melibatkan pemerintah desa dan masyarakat, Senin (7/9/2026) malam. Rapat digelar untuk memastikan proses penjemputan dan penyambutan kafilah berjalan tertib, aman, serta sesuai dengan rangkaian kegiatan yang telah disiapkan panitia.

Kafilah dari Desa Soagimalaha dijadwalkan menuju Desa Gemia, Desa Maliforo, dan Desa Woyobibil di Kabupaten Halmahera Tengah pada Selasa, (08/09/2026) besok. Dalam rangka mengikuti rangkaian perayaan FANTEN anatara Desa Soagi Malaha Halmahera Timur dan Desa Grmia, Maloforo dan Desa Woyobibil Maulid Nabi Muhammad SAW.

Dalam rapat tersebut, panitia membahas sejumlah hal teknis, mulai dari kesiapan masyarakat, mekanisme penjemputan, penyambutan kafilah, hingga koordinasi selama seluruh rangkaian kegiatan berlangsung.

Bagi masyarakat, kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi agenda keagamaan. Pertemuan dan kunjungan antar kafilah juga menjadi momentum untuk memperkuat tali silaturahmi masyarakat Fagogoru.

Semangat kebersamaan tersebut memiliki keterkaitan dengan sejarah hubungan masyarakat dalam kawasan Fagogoru, khususnya hubungan tiga negeri yang dikenal dalam sejarah masyarakat setempat, yakni Weda, Patani, dan Maba.

Karena itu, perayaan Maulid Nabi diharapkan tidak hanya menjadi ruang untuk memperkuat nilai-nilai keagamaan, tetapi juga menjadi sarana merawat hubungan kekeluargaan, persaudaraan, serta tradisi kebersamaan yang telah terbangun antarmasyarakat.

Panitia berharap seluruh unsur masyarakat dapat mengambil bagian dalam menyukseskan agenda tersebut. Koordinasi sejak tahap persiapan dinilai penting agar proses penjemputan hingga pelaksanaan Maulid Nabi dapat berjalan aman, tertib, dan penuh suasana kekeluargaan.

Dengan persiapan yang dilakukan lebih awal, kedatangan kafilah dari Desa Soagimalaha diharapkan mendapat sambutan hangat dari masyarakat di Desa Gemia, Maliforo, dan Woyobibil.

Lebih dari sekadar perayaan keagamaan, momentum ini diharapkan menjadi ruang untuk mempererat kembali hubungan antar masyarakat serta menjaga warisan silaturahmi dan kebersamaan masyarakat Fagogoru di Halmahera Tengah dan wilayah sekitarnya. (Dewa)

Editor : TM

Bagikan: