WEDA, TERBITMALUT.COM — Dugaan kasus pencurian yang terjadi di rumah Bendahara Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Halmahera Tengah hingga kini belum menemui titik terang. Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis, 28 Januari 2026 lalu sekitar pukul 10.00 WIT, dan masih dalam penanganan pihak kepolisian.
Berdasarkan informasi yang didaptkan, peristiwa nahas tersebut baru diketahui saat pemilik rumah kembali ke kediamannya dan mendapati rumah dalam kondisi telah dibobol oleh pelaku yang hingga kini belum diketahui identitasnya.
Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Halmahera Tengah, AKP Bondan Manikotomo, saat dikonfirmasi melalui WhatsApp pada Selasa, 3 Februari 2026, membenarkan adanya laporan pencurian tersebut.
AKP Bondan menjelaskan, berdasarkan keterangan korban, saat kejadian istri (Benadahara Dinkes-red) pemilik rumah sedang berada di kantor, sementara suami keluar rumah untuk menjemput anak sekitar pukul 10.00 WIT.
“Menurut kronologis yang disampaikan korban, ketika mereka kembali ke rumah, pintu sudah dalam keadaan tidak terkunci dan terdapat kerusakan pada bagian lubang kunci,”ungkapnya, kepada Terbitmalut.com
Lebih lanjut, AKP Bondan menyebutkan, bahwa total kerugian yang dilaporkan korban mencapai sekitar Rp.400 juta. Namun, ia mengaku belum mengetahui secara rinci jenis dan peruntukan uang tersebut.
“Informasi yang kami peroleh dari korban, uang yang hilang tersebut merupakan uang kantor. Untuk detailnya kami masih mendalami,”terangnya.
Menindaklanjuti laporan itu, pihak kepolisian langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) pada hari yang sama guna mengumpulkan bukti-bukti awal.
“Pagi itu juga kami langsung melaksanakan olah TKP dan saat ini kasusnya masih dalam tahap penyelidikan,”tegasnya.
Sementara itu, pihak media telah berupaya menghubungi Bendahara Dinas Kesehatan Nursan, melalui pesan WhatsApp, namun belum mendapatkan respons.
Upaya lanjutan dengan mendatangi langsung Kantor Dinas Kesehatan juga belum membuahkan hasil.
Yang bersangkutan mengaku belum dapat memberikan keterangan lantaran masih sibuk menyiapkan berkas untuk pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
“Saya belum ada waktu karena masih sibuk menyiapkan berkas untuk pemeriksaan BPK,” ujarnya dengan singkat.
Hingga berita ini tayangkan, pihak kepolisian masih terus melakukan pendalaman guna mengungkap pelaku dan motif pencurian tersebut. Polisi juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada serta segera melaporkan apabila memiliki informasi yang berkaitan dengan kasus ini.
Terbitmalut.com akan terus mengawal perkembangan kasus tersebut hingga pelaku berhasil diungkap dan ditangkap. (Dewa)
Editor : Redaksi






