ads
ads

TERNATE, TERBITMALUT.COM Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Ternate, Maluku Utara menggelar pertemuan evaluasi program Gizi-KIA (Kesehatan Ibu dan Anak) dan koordinasi lintas program dalam percepatan penurunan stunting yang dipusatkan di Royal Resto Kamis, (22/2/2024). 

Kegiatan ini dibuka oleh Kepala dinas yang diwakili Sekretaris Dinas Kesehatan, Nuryani  Amra. Kegiatan ini juga didukung oleh  PT Nutricia, yang memberikan reward atas prestasi inovasi di bidang Gizi melalui Inovasi OMAMA (Ojek Makanan Mama) untuk Ibu hamil, yang dihadiri oleh seluruh kepala Puskesmas, seluruh Kabid, bidan, koordinator 11 puskesmas dan Koordinator gizi 11 Puskesmas. 

Sekretaris Dinkes Kota Ternate, Nuryani Amra.

Kemudian, materi Evaluasi program Gizi-KIA, disampaikan oleh Kabid Kesehatan Masyarakat, Asna Hamid
dan Pencatatan pelaporan aplikasi Eppgbm dan E-Kohort disampaikan  Aisah Wahid sebagai pengelola.

Sekretaris Dinkes, Nuryani  Amra menyampaikan, Pemerintah telah menetapkan stunting sebagai isu prioritas nasional dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024 dengan target penurunan yang signifikan dari kondisi 24,4% pada 2021 menjadi 14% pada 2024.

Menurutnya, Permasalahan stunting penting untuk diselesaikan, karena berpotensi mengganggu potensi sumber daya manusia.

“Sehingga, upaya meningkatkan kualitas masyarakat mulai dari pengentasan stunting untuk mencetak generasi akan datang yang sehat dan cerdas. Dan ini harus dilakukan bersama-sama, tidak bisa sendiri-sendiri, akan tidak selesai kalau polanya eksklusif, tapi harus inklusif,”ungkapnya.

Foto Bersama

Mantan Sekretaris DPMPTSP Kota Ternate itu juga menambahkan, bahwa pendekatan bukan hanya sebatas program, akan tetapi  menjadi gerakan masyarakat. Kekuatan masyarakatlah yang menjadi senjata paling ampuh. 

“Pemerintah hanya memfasilitasi. Oleh karena itu, hari ini kami mengajak semua stakeholder yang diawali dengan kolaborasi lingkup Dinkes,”pungkasnya. 

Nuryani juga menyampaikan apresiasi atas pelaksana giat gizi di lapangan. Maka terus kembangkan inovasi yang menggerakkan partisipasi masyarakat dalam menurunkan stunting.

“Semoga forum hari ini menjadi titik tumpu ke arah perubahan-perubahan  besar yang mengeratkan simpul kekuatan kita dalam berkolaborasi menuju Indonesia emas 2045,”ucapnya. (**)

Editor : Sukur 

Bagikan: