ads
ads

TERNATE, TERBITMALUT.COM — Wali Kota Ternate, Dr. M. Tauhid Soleman menghadiri Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-37 Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Ake Gaale Kota Ternate dengan moto “Mengalir Tiada Henti Melayani Sepenuh Hati,” bertempat di halaman Kantor Perumda Air Minum Ake Gaale Sabtu, (9/3/2024).

Kehadiran orang nomor wahid di Kota Ternate itu, sekaligus meresmikan nama “Ake Dege Moi Kafo Ahu” dan logo Perumda Air Minum Ake Gaale serta Kantor Pusat Koperasi (Kopkar) Tirta Dharma yang ditandai dengan penandatanganan Prasasti.

Dan sekaligus menyerahkan Piagam penghargaan kepada pegawai yang masa bakti selama 10 tahun, 20 tahun dan 30 tahun, termasuk memberikan santunan kepada 6 orang pelanggan terbaik.

Wali Kota Ternate, Dr. M. Tauhid Soleman menyampaikan, atas nama pribadi dan Pemerintah Kota Ternate mengucapkan selamat ulang tahun kepada seluruh jajaran direksi Perusahan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Ake Gaale Kota Ternate yang ke-37 tahun.

“Semoga dengan bertambahnya usia ini dapat menjadi pemacu semangat bagi Perumda Kota Ternate untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat, sehingga Perumda Kota Ternate dapat terus menjadi yang terbaik dan dicintai oleh seluruh warga masyarakat Kota Ternate,”tutur Tauhid.

Wali Kota Ternate, M. Tauhid Soleman saat memberikan Sambutan HUT Ke-37 Perumda Air Minum Ake Gaale Kota Ternate. (Dok.Humas)

Dikatakan Tauhid, selama jenjang waktu 37 tahun ini, tentunya sebagai sebuah institusi atau perusahaan daerah yang melayani warga masyarakat Kota Ternate, tentunya Perumda Kota Ternate telah melewati begitu banyak tantangan dan masalah selama 37 tahun tersebut.

“Karena, tantangan dan masalah yang dihadapi selama ini telah menjadi pengalaman dan pengetahuan yang berharga untuk menjadikan Perumda Kota Ternate yang lebih profesional dan dekat dengan masyarakat,”ucap Tauhid.

Untuk itu, saya sampaikan terimakasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya saya berikan kepada Perumda Kota Ternate atas dedikasi, kinerja dan pelayanan yang sepenuh hati kepada seluruh warga Kota Ternate.

“Sehingga sampai saat ini, pelayanan dari PERUMDA Kota Ternate ini masih dapat dinikmati oleh seluruh warga Kota Ternate,”ungkap Wali Kota.

Wali Kota juga meminta agar direnungkan kembali pada HUT Perumda Ke-37 ini, dimana pelayanan kepada Masyarakat yang belum maksimal yaitu pelayanan pemenuhan air bersih, dan hal tersebut merupakan kewajiban Pemerintah untuk memenuhinya.

Jadi ada dua hal yang penting menjadi fokus di Kota Ternate yaitu terkait air dan sampah. Air dan sampah adalah hal yang paling sering dikeluhkan Masyarakat terutama air bersih. Air bersih merupakan kebutuhan dasar yang tidak dapat diabaikan.

Peresmian Kantor Pusat Koperasi (Kopkar) Tirta Dharma. (Dok.Humas)

Karena memang seringkali, saya mendengar keluhan dari masyarakat terkait ketersediaan air bersih yang kurang memadai. Sebagai pelayan masyarakat, saya memiliki kewajiban untuk menilai apakah pelayanan ini telah maksimal atau masih memerlukan perbaikan,”jelas Tauhid.

“Karena saya menggunakan indikator jumlah keluhan dari masyarakat untuk mengukur sejauh mana pelayanan ini telah terpenuhi. Jika masih banyak keluhan yang terus muncul, maka kita belum bisa ber-euforia untuk merayakan HUT ini,”pungkasnya.

Oleh karena itu, dalam perayaan kali ini, saya mengajak seluruh masyarakat dan pihak terkait untuk terus berkomitmen dan bekerja sama dalam mengatasi masalah air dan sampah. Mari kita berkolaborasi untuk mencari solusi yang lebih baik dan efektif guna memastikan setiap warga Kota Ternate dapat menikmati akses yang memadai terhadap air bersih dan lingkungan yang bersih dari sampah.

Semoga dengan momentum HUT Ke-37 ini Perumda Kota Ternate dapat lebih konsisten dalam mengutamakan pelayanan yang terbaik bagi seluruh masyarakat Kota Ternate. Mari gunakan perayaan ini sebagai momentum untuk merenung dan memperkuat tekad kita dalam membangun Kota Ternate yang lebih baik, lebih sehat, dan lebih berkelanjutan.

“Saya yakin, dengan semangat dan usaha yang keras disertai dengan keikhlasan dalam bekerja, kesuksesan akan dapat terus diraih oleh Perumda Kota Ternate di masa depan,”tutup Wali Kota.

Foto Bersama Usai Peresmian nama dan logo Perumda Air Minum Ake Gaale. (Dok.Humas)

Sementara, PJ. Dirut Perumda Air Minum Ake Gaale Kota Ternate, Muhammad Syafei menyampaikan, dengan moto “Mengalir Tiada Henti Melayani Sepenuh Hati,” pada pelaksanaan HUT Ke-37 ini kita akan kita resapi dan kita laksanakan untuk menuju pelayanan air bersih yang lebih maksimal kepada masyarakat.

Menurut Syafei, ada beberapa langkah kita sudah lakukan untuk memaksimalkan pelayanan air bersih kepada masyarakat, salah satunya di Kelurahan Tubo yang kita sudah buat rekayasa penambahan pipa distribusi air kurang lebih 400 meter, termasuk penambahan satu hidran umum.

Karena ada beberapa rumah warga yang berada di daerah ketinggian yang belum terlayani air bersih. Dan akhirnya kita menaruh satu hidran umum untuk melayani mereka mendapatkan air bersih.

“Walaupun belum maksimal, namun paling tidak kita berupaya untuk melayani air bersih kepada warga yang ada di daerah ketinggian Kelurahan Tubo. Kemudian ada juga di Kelurahan Tabona tepatnya di RT 013 yang sudah kita tambahkan 500 meter pipa distribusi air bersih,”tuturnya.

PJ. Dirut Perumda Air Minum Ake Gaale Kota Ternate, Muhammad Syafei saat memberikan Sambutan. (Dok.Humas)

Dikatakan Syafei, ada juga di bagian Kecamatan Ternate Selatan, tepatnya di Kelurahan Gambesi RT 07 di lingkungan Kebun Cengkeh mati yang sekian lama belum terlayani air bersih dan pada akhirnya mereka bisa mendapatkan pelayanan air bersih yang diresmikan oleh Wali Kota.

Ada juga di Kelurahan Tongole, di Rt 2, Rt 5 dan 6 yang waktu lalu bersama-sama dengan Wali Kota pada Sabtu, (10/2/2024) lalu meresmikan pelayanan air bersih untuk 190 warga di tiga RT yang berada di Kelurahan Tongole. Karena di tiga RT itu kurang lebih 10 (Sepuluh) tahun tidak mendapatkan layanan air bersih. Dan ada juga penambahan sumur yang berada di pusat operasi Kelurahan Fitu yang memang pernah di bangun oleh BWS.

“Dan jujur saja pelayanan air bersih di Kota Ternate belum maksimal, karena berdasarkan data dari BPKP pemeriksaan tahun 2022 pelayanan air minum di Kota Ternate baru mencapai 58 persen, dan target secara nasional harus 100 persen,”ungkapnya.

Mantan Kadis Perkim Kota Ternate itu menambahkan, dengan hasil penambahan satu sumur air itu, maka kita sudah menghasilkan 25 liter per detik sehingga, kita sudah mengalami kelebihan produksi air.

Dan saat ini kita juga memanfaatkan pipa distribusi utama yang di bangun oleh BWS Kementerian PUPR di 10 tahun yang lalu yang belum termanfaatkan dan hari ini kita sudah coba memanfaatkan kembali walaupun ada 9 titik kebocoran pipa yang itu sudah perbaiki.

“Maka insya allah dalam bukan Maret 2024 ini juga akan kita mengkoneksikan secara maksimalkan dan kita sudah melakukan koordinasi dengan Lurah Gambesi, Sasa, Jambula dan Foramadiahi dari jalur belakang Gambesi hingga ke Kelurahan Foramadiahi.

“Jika wilayah di tempat Kelurahan itu bisa terlayani semuanya maka sudah bisa dipastikan akan ada penambahan 1.300 pelanggan baru, dalam arti kita sudah bisa meningkatkan pelayanan air bersih kepada masyarakat. Dan menurut catatan kami selama 2023 ada penambahan 1.120 pelanggan baru,”tambahnya. (**)

Editor : Sukur 

Bagikan: