ads
ads
ads
ads

TERNATE, TERBITMALUT.COM — Wali Kota Ternate, M. Tauhid Soleman, secara langsung menyerahkan Insentif RT/RW se-Kecamatan Pulau Moti dan penyerahan Buku Tabungan BPRS kepada Siswa SD/SMP yang dilangsungkan di Kantor Camat Moti Jumat, (21/7/2023).

Dalam kesempatan itu, Wali Kota Ternate, M. Tauhid Soleman menyampaikan, untuk insentif RT/RW merupakan kebijakan Pemerintah yang sudah berlangsung sejak lama. Baik di masa kepemimpinan Syamsir Andili, Burhan Abdurahman dan Saya sebagai Wali Kota.

Menurutnya, hal ini dilakukan sebagai upaya perlindungan secara langsung kepada masyarakat, melalui keberadaan RT/RW. Karena, RT/RW adalah lembaga yang bersifat resmi, bukan saja ada di Kecamatan Pulau Moti atau di Kota Ternate.

“Tapi, seluruh daerah yang ada di Indonesia, sehingga ini merupakan penghargaan yang dilakukan dari Pemerintah atas tugas-tugas yang dilakukan RT/RW dan memang mereka ini bukan aparatur sipil negara (ASN) tapi masyarakat yang membantu pemerintah,” katanya.

Wali Kota juga mengajak kepada Ketua RT/RW untuk selalu menjaga kebersamaan. Karena akan tidak maksimal, jika tugas yang dilakukan oleh Lurah yang menyerap aspirasi masyarakat. Jika tidak di kolaborasi bersama dengan RT/RW setempat.

“Sehingga saya sampaikan tanpa RT dan RW Program Pemerintah akan tidak jalan. Misalnya, pendataan jiwa pilih di kelurahan, maka akan terbantu informasi dari RT/RW. Karena mereka yang mengetahui kondisi riil di lingkungan yang ada di setiap Kelurahan,” ungkapnya.

Sementara, kata Tauhid, terkait dengan Penyerahan Buku Tabungan BPRS ini kepada siswa ini merupakan keberpihakan pemerintah untuk mendorong, anak-anak kita ini bisa sekolah.

“Sehingga mereka tidak berhenti mendapat pendidikan, hanya karena ketidakmampuan dari orang tua. Dan mudah-mudahan dengan bantuan ini, akan membantu anak-anak kita yang berada di bangku sekolah apakah SD maupun SMP,” ungkapnya.

Bersamaan itu pula kata Tauhid lagi, kita telah menggandeng bank kita yakni BPRS. Sehingga bantuan ini akan melalui proses rekening dari BPRS yang sudah ada.

“Sehingga bisa memudahkan, pada saat bantuan itu sudah masuk ke rekening masing-masing siswa. Yang nantinya diambil sesuai keperluan anak-anak, misalnya sepatu sekolah, tas sekolah dan buku. Dan tidak bisa dipergunakan yang lain misalnya membeli pulsa atau henpon data itu tidak bisa,”tambahnya.

Penulis : Uku

Editor : Sukur

Bagikan: