WEDA, TERBITMALUT.COM — Ketua Kontak Tani dan Nelayan (KTNA), Kabupaten Halmahera Tengah, Kaderun Abdul Karim, mendesak dan meminta agar Pemerintah Provinsi Maluku Utara melalui Dinas Perikanan dan Kelautan (DKP) Provinsi untuk segera turun tangan membantu para nelayan di Desa Sibenpopo, Kecamatan Patani Barat, yang terdampak bentrok sosial dengan warga Desa Banemo.
“Bentrok yang terjadi Bulan lalu tidak hanya menimbulkan kerugian materiil, tetapi juga memukul aktivitas ekonomi masyarakat pesisir. Sejumlah nelayan di Desa Sibenpopo dilaporkan kehilangan perahu dan alat tangkap setelah terbakar saat insiden berlangsung,”ujarnya, Kamis (14/5/2026).
Kaderun menilai kondisi tersebut tidak boleh diabaikan. Karena pemerintah provinsi memiliki tanggung jawab moral dan administratif untuk ikut meringankan beban masyarakat yang kehilangan sumber penghidupan.
“Dinas Perikanan Provinsi Maluku Utara jangan tinggal diam. Mereka harus ikut berbagi anggaran dengan Dinas Perikanan Halmahera Tengah untuk membantu nelayan di Sibenpopo,”tegasnya.
Menurutnya, kerugian yang dialami para nelayan bukan persoalan kecil. Perahu dan alat pancing merupakan aset utama yang menentukan apakah nelayan bisa kembali melaut atau tidak.
“Kalau hanya dibebankan kepada Dinas Perikanan Halmahera Tengah, tentu kemampuan anggarannya terbatas. Karena itu, pemerintah provinsi harus hadir dan menunjukkan keberpihakan kepada masyarakat kecil,”ungkapnya.
Ia menilai lambannya respons pemerintah provinsi dapat memperpanjang penderitaan nelayan. Tanpa bantuan konkret, para korban terancam kehilangan mata pencaharian dalam waktu yang tidak singkat.
“Nelayan hidup dari hasil laut setiap hari. Ketika perahu dan alat tangkap mereka habis terbakar, maka yang hilang bukan hanya barang, tetapi juga sumber nafkah keluarga,”terangnya.
Ia juga mengingatkan bahwa pemulihan pascakonflik tidak cukup hanya dengan menjaga keamanan, tetapi harus disertai langkah nyata untuk memulihkan ekonomi masyarakat terdampak.
“Jangan sampai pemerintah hanya hadir saat konflik terjadi, tetapi abai ketika masyarakat membutuhkan bantuan untuk bangkit,” tandasnya.
Pihaknya berharap Dinas Perikanan Provinsi Maluku Utara segera berkoordinasi dengan Dinas Perikanan Kabupaten Halmahera Tengah guna menyiapkan program bantuan berupa perahu, mesin, dan alat tangkap bagi nelayan korban bentrok di Desa Sibenpopo. (Dewa)
Editor : Redaksi





