WEDA, TERBITMALUT.COM — Bupati Kabupaten Halmahera Tengah, Ikram M. Sangadji, menghadiri peresmian gedung baru dan pondok sekaligus kegiatan penerimaan santri baru di Pondok Pesantren Al-Fatah Sunan Ampel di Kecamatan Weda Selatan pada Senin (4/5/2026).
Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan, bahwa kehadiran pesantren tersebut diharapkan menjadi pusat pembinaan generasi muda agar memiliki kualitas pendidikan agama yang lebih baik serta berakhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari.
“Yang pasti pemerintah daerah menyambut baik inisiatif pembangunan pesantren sebagai bagian dari upaya menciptakan keseimbangan antara pembangunan fisik dan pembangunan mental spiritual masyarakat,”ujarnya.
Lebih lanjut, Bupati menjelaskan bahwa hingga saat ini pemerintah daerah masih memprioritaskan program Rumah Layak Huni (RLH) serta pemberian insentif kepada guru, tokoh agama seperti imam, dan staf keagamaan lainnya.
“Langkah ini dilakukan untuk memastikan kesejahteraan masyarakat tetap terjaga secara menyeluruh,”ungkapnya.
Terkait pembangunan sarana pendidikan keagamaan seperti Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ), ia mengakui program tersebut belum sepenuhnya masuk dalam prioritas pemerintah.
“Namun ke depan, hal ini akan menjadi perhatian seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap pendidikan agama,”terangnya.
Selain itu, pemerintah daerah juga terus mengembangkan program kesehatan gratis bagi masyarakat. Melalui program ini, warga dapat memperoleh layanan di puskesmas maupun rumah sakit tanpa terbebani biaya, sehingga membantu meringankan beban ekonomi.
“Di bidang pendidikan formal, Pemerintah Halmahera Tengah telah menjalankan program pendidikan gratis mulai dari tingkat SD, SMP, SMA hingga perguruan tinggi. Program ini mencakup pemberian beasiswa bagi siswa kurang mampu serta insentif bagi tenaga pendidik, termasuk guru taman kanak-kanak,”tandasnya.
Bupati menambahkan bahwa perhatian khusus diberikan kepada kelompok rentan seperti lansia dan janda yang tidak memiliki penghasilan tetap.
“Bantuan sosial tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan hidup mereka,”ucapnya.
Sementara itu, pengurus Pondok Pesantren Al-Fatah Sunan Ampel, Hari Ramadani, menyampaikan bahwa lahan pembangunan pesantren merupakan hibah pribadi yang diperuntukkan bagi kepentingan pendidikan dan dakwah.
‘Semoga pesantren ini mampu melahirkan generasi yang unggul dalam ilmu agama serta berakhlak baik,”harapnya.
Perwakilan Kementerian Agama Halmahera Tengah, Sahdan, mengungkapkan bahwa hasil asesmen menunjukkan masih banyak siswa di tingkat SD dan SMP yang belum mampu membaca Al-Qur’an.
Ia berharap pemerintah dapat mendorong pembangunan TPQ di setiap desa guna meningkatkan kemampuan baca Al-Qur’an di kalangan pelajar serta memperkuat nilai-nilai keagamaan di masyarakat. (Dewa)
Editor : Redaksi





