ads
ads

TERNATE, TERBITMALUT.COM — Perumda Ake Gaale bersama Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kota Ternate, menggelar pembersihan sampah yang mengapung di perairan laut Kota Ternate, yang dipusatkan di sekitaran kawasan Pusat Kuliner Pandara Kananga, Senin (8/1/2024).

Karena, mengatasi masalah sampah di Kota Ternate, bukan hanya kerja DLH, melainkan kerja kolaborasi antar stakeholder/OPD untuk menyelesaikan problem sampah di Kota Ternate, baik di darat maupun di laut.

Untuk itu, Pelaksana Tugas Perumda Ake Gaale Kota Ternate, Muhammad Syafei mengatakan, melihat fenomena sampah yang mengapung di laut beberapa hari kemarin sampai hari ini. Sehingga, pihaknya bersama sama dengan DKP menggelar aksi sosial pembersihan sampah.

Petugas Satgas Saat Mengangkut berbagai jenis sampah yang mengapung di laut. (Foto.Istimewa)

Menurutnya, aksi ini bisa menggugah semangat setiap orang untuk bersama-sama menjaga lingkungan. Terutama, Syafei mengajak agar jangan membuang sampah ke laut lagi.

“Untuk itu, jangan buang sampah ke saluran ataupun barangka, karena ketika hujan sampah tersebut akan terbawa ke laut,”ucapnya.

Sementara itu, Kepala DKP Kota Ternate, Faisal Harun Dano Husein menyampaikan, pihaknya telah mengarahkan tiga unit armada perahu sampah untuk mengangkut sampah di perairan laut.

Dikarenakan, dalam aksi sosial atau kerja bakti ini. Ia mengaku sangat bersemangat ketika dihubungi oleh Dirut Perumda Ake Gaale untuk membersihkan sampah di laut.

“Jadi kita tidak sendiri, ternyata ada teman-teman lain yang masih peduli terhadap sampah yang ada di laut. Hari ini kita turunkan 12 Satgas dengan 3 unit armada perahu sampah, kami harap ini terus berlanjut,”jelas Faisal.

Masyarakat, lanjutnya, terutama yang bermukim di bantaran kali mati, kita berharap juga agar tidak membuang sampah ke barangka.

“Karena barangka bukan tempat sampah raksasa. Dan kalau sampah itu sampai ke laut ketika hujan, otomatis menjadi ancaman terhadap biota laut,”pungkasnya. (**)

Editor : Sukur 

Bagikan: