ads
ads
ads

WEDA, TERBITMALUT.COM — Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Halmahera Tengah, Dodi Devi Diantoro, melaksanakan kegiatan reses masa sidang tahun 2026 guna menyerap aspirasi masyarakat secara langsung di daerah pemilihannya.

Kegiatan reses tersebut berlangsung di sejumlah desa di Daerah Pemilihan (Dapil) I yang meliputi wilayah Kecamatan Weda dan Kecamatan Weda Selatan. Kegiatan ini dihadiri oleh tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh agama, serta warga setempat yang antusias menyampaikan berbagai aspirasi pembangunan di wilayah mereka.

Saat dikonfirmasi pada Jumat, 14 Maret 2026, Dodi menyampaikan, bahwa reses merupakan kewajiban konstitusional bagi setiap anggota dewan untuk turun langsung ke tengah masyarakat guna mendengarkan berbagai keluhan, usulan, serta kebutuhan yang berkembang di tingkat desa.

“Melalui reses ini kami ingin mendengar langsung apa yang menjadi kebutuhan masyarakat. Semua aspirasi yang disampaikan akan kami catat dan perjuangkan dalam pembahasan di DPRD bersama pemerintah daerah,”ujarnya.

Pria yang akrab disapa Dodi itu menjelaskan, dalam kegiatan reses di Desa Nurweda, pengurus Pondok Pesantren Darul Hunafa mengusulkan pembangunan infrastruktur ruang belajar bagi santri.

“Usulan tersebut berupa pembangunan tiga lokal ruang belajar dengan ukuran 8 x 7 meter guna menunjang kegiatan pendidikan di pesantren tersebut,”jelasnya.

Selain itu, saat reses di Desa Fidijaya, masyarakat menyampaikan sejumlah kebutuhan pembangunan desa.

“Di antaranya pembangunan perpustakaan desa dengan ukuran 6 x 3 meter sebanyak satu unit, pembangunan baru atau rehabilitasi total Posyandu desa dengan ukuran 10 x 3,5 meter, serta pembangunan jalan desa baru di belakang masjid sepanjang 350 meter,”ungkapnya.

Menurutnya, warga juga mengusulkan pembangunan kantor Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dengan ukuran 6 x 4 meter untuk mendukung aktivitas pemerintahan desa. Kegiatan reses di desa tersebut juga dirangkaikan dengan acara buka puasa bersama masyarakat.

Sementara itu, masyarakat di Kecamatan Weda Selatan juga menyampaikan aspirasi di sektor pertanian, khususnya terkait kebutuhan alat pengering padi atau oven pengering yang tidak bergantung pada panas matahari.

Hal ini dinilai penting untuk membantu petani dalam proses pengolahan hasil panen, terutama saat musim hujan.

“Selain itu, warga juga meminta pembangunan jalan tani menuju lahan pertanian yang selama ini belum tersentuh infrastruktur, khususnya di area lahan Blok AG Desa Wairoro Indah,”paparnya.

Dodi menegaskan bahwa seluruh usulan masyarakat akan dihimpun dan dibawa dalam pembahasan di DPRD agar dapat menjadi perhatian pemerintah daerah dalam perencanaan pembangunan ke depan.

“Kami akan berupaya memperjuangkan aspirasi ini agar bisa masuk dalam program pembangunan daerah sesuai dengan kebutuhan masyarakat,”pungkasnya.

Usai agenda reses, Dodi juga menyerahkan bantuan kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian dan dukungan terhadap berbagai kegiatan sosial di desa. (Dewa)

Editor : Redaksi

Bagikan: